INILAH.COM, Washington – Gedung Putih menyatakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memerintah pembekuan atas aset-aset Iran yang berada di negaranya. Termasuk, aset Bank Sentral Iran.
Obama memerintahkan aset tersebut diblokir dan tak boleh dialihkan, dibayarkan, diekspor, ditarik maupun dicairkan.
Upaya tersebut merupakan langkah lanjutan yang dilakukan AS dan sekutunya untuk menekan Iran terkait program nuklirnya.
Dalam keputusan presiden yang ditandatangani Senin (6/2), Obama mengatakan langkah tersebut bertujuan untuk menangkal praktik penipuan yang dilakukan oleh Bank Sentral Iran serta sejumlah bank lain guna menyembunyikan transaksi sejumlah pihak.
Hal itu juga bertujuan untuk membuat mengurangi kekuatan rezim anti pencucian uang Iran dan pelemahan terhadap implementasinya.
Serta mencegah ancaman berkelanjutan yang tidak dapat diterima terhadap sistem keuangan internasional yang disebabkan oleh aktivitas Iran. (ANT)