INILAH.COM, Oslo – Teroris Norwegia yang aksinya menewaskan 77 orang dan mengguncang negara tersebut, Anders Behring Breivik, meminta dirinya segera dibebaskan.
Pemuda berusia 32 tahun ini menyatakan serangan gandanya pada Juli 2011 lalu merupakan tindakan pencegahan terhadap para pengkhianat negara.
“Saya tak bisa dipenjara. Saya meminta agar segera dibebaskan,” ujar ekstremis sayap kanan ini di Pengadilan Oslo. Ia menyatakan hal ini hingga dua kali.
Setelah ia mengatakan itu, tertawa sinis terdengar dari tempat duduk korban selamat dan keluarga korban tewas.
Dengan setelah warga gelap dari dasi biru muda, ia berjalan dengan santai saat masuk ke ruang sidang. Ia meletakkan tangannya yang terborgol itu di dada.
Tiba-tiba tangannya diangkat dan diarahkan ke arah tempat duduk orang-orang yang mengikuti jalannya sidang. Pengacaranya menjelaskan, gerakan itu merupakan ‘salam sayap kanan’.