INILAH.COM, London – Pria yang disebut-sebut sebagai utusan mendiang Osama bin Laden untuk Eropa, Abu Qatada, akan segera dibebaskan.
Qatada bebas dalam beberapa hari mendatang, diberitakan Daily Mail, setelah mendapat izin dari hakim untuk mengantar anak bungsunya ke sekolah.
Keputusan ini banyak mendapat pertentangan, termasuk dari mantan Mendagri Inggris David Blunkett. “Qatada pria yang amat berbahaya, kami tak mau ada dia di jalanan,” ujarnya.
Sepuluh tahun terakhir, Qatada berada di penjara yang dijaga ketat. Banyak yang ingin mendeportasinya kembali ke Jordania setelah bebas, atas tudingan terorisme.
Namun, tiga pekan lalu niatan itu dihalangi hakim HAM Eropa. Pengacara pemerintah juga berpendapat orang fanatik sebaiknya tetap dipenjara agar tidak mengancam.
Setelah bebas, Qatada harus menghabiskan waktu 22 jam sehari di dalam rumah dan mengenakan gelang elektronik untuk memantau pergerakannya. Jika dilanggar, maka ia akan dijebloskan kembali ke dalam penjara.