Tentu kita tak mudah melupakan kecelakaan di Tugu Tani, Jakarta, kecelakaan jalan raya yang menewaskan 9 orang pejalan kaki.
Pengemudinya adalah seorang perempuan bernama Afriani Susanti, hasil tes laboratorium dan pemeriksaan pihak kepolisian menunjukkan Afriani mengendarai mobil dalam kondisi mabuk karena pengaruh narkoba.
Narkoba tidak hanya berbahaya bagi pengguna saja, tetapi juga menjadi ancaman yang mematikan bagi orang lain. Akibat ulah Afriani mengendarai mobil sambil mabuk, 9 orang meninggal
Lalu bagaimana bahayanya jika seorang pilot mengkomsumsi narkoba dalam menjalankan pesawat? Tentu ini bukan hanya sekadar berbahaya, tetapi ratusan nyawa orang terancam melayang.
Baru-baru ini Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap SS (44), pilot maskapai penerbangan berinisial LA. Ia ditangkap pada Sabtu (4/2/2012) pukul 03.30 di kamar 21.09, Hotel Garden Palace, Surabaya, Jawa Timur.
Petugas juga juga menyita alat isap sabu atau bong berisi sabu 0,04 gram. Hasil pemeriksaan labaroatorium tes urin yang bersangkutan terbukti mengonsumsi sabu. Pilot sering nyabu seharusnya menjadi tanggungjawab penuh maskapai penerbangan, karena jika tidak ratusan nyawa penumpang terancam.
Kita tentu mengapresiasi kepada Badan Narkotika Nasional yang telah menangkap seorang pilot maskapai penerbangan yang terbukti mengkomsumsi sabu-sabu.
Sudah menjadi sebuah keharusan, narkoba memang harus menjadi musuh bersama. Pengguna narkoba tidak sebatas anak muda, orang-orang dewasa juga tak sedikit yang memakainya.
Jika tak ada usaha yang serius dan tekad kuat memerangi narkoba tentu ini ancaman yang serius bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama bagi generasi muda sebagai pilar penerus perjuangan bangsa.
Jika generasi muda mlempem alias memble dan berotak udang, bagaimana masa dengan masa depan bangsa ini. Ini adalah tantangan bagi kita sebagai anak bangsa, menciptakan generasi muda yang cerdas tanpa narkoba, sehingga Negara memiliki masa depan yang cemerlang.
Disamping itu juga dibutuhkan sikap imunisasi masyarakat serta membangun kesadaran yang penuh terhadap bahaya narkoba. Jika tidak ancaman narkoba akan menjadi mimpi buruk bagi Negara.
Riris Herawati
Gg Masjid No 24,
Ciputat, Tangerang.