Selasa, 21 Oktober 2014 | 22:05 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Khadafi Perkosa Pengawal Wanitanya?
Headline
news.com.au
Oleh: Vina Ramitha
web - Senin, 29 Agustus 2011 | 16:08 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Tripoli – Lima wanita anggota tim elit pengawal Muammar Khadafi mengaku pernah diperkosa oleh pemimpin Libya itu.

Menurut suratkabar Sunday Times Malta, dikutip news.com.au, mantan bodyguard Khadafi ini mengungkap hal tersebut kepada psikologis di kota terbesar kedua Libya, Benghazi. Mereka menyatakan diperkosa dan dilecehkan oleh Khadafi dan putra-putranya.

Akhirnya, mereka ‘dibuang’ setelah para pria itu bosan dengan mereka. Detil-detil laporan ini diungkap oleh psikologis Seham Sergewa untuk kepentingan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). ICC kemudian mengeluarkan surat perintah penahanan atas Khadafi dan putranya, Saif Al Islam.

Salah satu wanita dilaporkan mengaku ia diancam agar bergabung dengan pasukan elit Khadafi, setelah adiknya tertangkap menyelundupkan narkoba ke Libya. Jika tak ingin adiknya dipenjara, maka ia harus bergabung dengan brigade tersebut.

“Sebuah pola muncul di kisah ini. Para wanita akan diperkosa dulu oleh Khadafi dan kemudian digilir kepada putra-putranya, hingga pada akhirnya ke pejabat-pejabat penting. Setelah itu, baru mereka dilepas,” demikian Sunday Times Malta.

Sergewa juga menyelidiki klaim pemerkosaan sistematis oleh serdadu pro-Khadafi selama konflik di Libya. Sejak awal 1970-an hingga saat ini, Khadafi selalu dikelilingi pengawal pribadi perempuan, dikenal sebagai Amazonian guard.

Para kader yang terdiri dari 30 wanita ini bersumpah untuk setia pada Khadafi, termasuk janji untuk tetap perawan. Mereka menjadi tameng hidup untuk Khadafi, seperti ketika satu perempuan tewas pada 1998 lalu, saat Khadafi diberondong peluru.

Juni lalu, loyalis Khadafi menyatakan pihaknya melatih serdadu wanita elit untuk memerangi pemberontak Libya. Suratkabar Guardian melaporkan, ada 500 wanita segala usia yang lulus dari program pelatihan tersebut.

“Wanita Libya kini bergabung dengan angkatan bersenjata untuk memerangi NATO. Kami melatih mereka dan peran utamanya adalah melindungi rumah. Kami tak berniat mengirim mereka ke lini depan, karena tak terlatih untuk itu,” ujar jubir pemerintah Libya, Moussa Ibrahim.

“Kami akan memastikan setiap ibu, simbol cinta dan kreasi, menjadi sebuah bom dan mesin pembunuh,” pungkasnya.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
gede
Senin, 16 April 2012 | 21:04 WIB
sangat bermutu .. untuk info kita agar jangan hanya tau goa sendiri ,,jadi kodok dalam tempurung deh jadinya
ariin
Jumat, 21 Oktober 2011 | 18:14 WIB
berita ngga mutu ngga pantes di posting saya harap berita yg bermanfaat semakin banyak di situs ini ya
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER