Selasa, 2 September 2014 | 01:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
15 Tahun Spon Bedah Tertinggal di Perut
Headline
(AFP/File, Hamad Olayan
Oleh: Vina Ramitha
web - Senin, 1 Agustus 2011 | 11:55 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Sydney – Seorang perempuan Australia hidup lebih dari 15 tahun menjadi korban malpraktek. Sebuah spon bedah seukuran buah grapefruit atau sitrus tertinggal di perutnya.

Helen O’Hagan, seperti dilansir Yahoo News dari Sydney Morning Herald, mengklaim spons itu tertinggal di rongga perutnya oleh dokter bedah Samuel Sakker saat ia menjalani kolektomi pada 1992 silam.

Akibatnya, perempuan itu menderita kram, demam dan hilang kendali saluran ekskresinya. Namun ia tak pernah menyangka semua disebabkan spons tersebut.

Keberadaan benda itu terungkap setelah hasil x-ray pada Oktober 2007 lalu. Saat itu, ketika itu spons telah terbungkus jaringan dan cairan tubuh sehingga agak tersembunyi.

Spons langsung diangkat pada hari yang sama ketika ditemukan dari hasil sinar X. O’Hagan kemudian memenangkan tuntutan kasus malpraktek Sakker.

Dokter yang sudah pensiun itu sempat meminta kasus dibatalkan karena membutuhkan waktu lama bagi O’Hagan untuk mulai menuntutnya secara hukum.

Hakim Leonard Levy menerima pembelaan O’Hagan bahwa ia sibuk mengatasi masalah kesehatannya. Ia mondar-mandir dan opname di rumah sakit hingga 23 kali sejak 1970-an.

O’Hagan juga tak langsung mencari tahu bagaimana bisa spons itu berada di perutnya. Penundaan juga disebabkan oleh dokter yang mengangkatnya tak menyatakan spons itu bisa saja tertinggal oleh Sakker.

Si dokter yang mengangkatnya baru mengungkapkan hal itu, Mei lalu. Sementara proses hukum terhadap Sakker dimulai pekan ini.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER