Sabtu, 30 Agustus 2014 | 11:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Orang Amerika Lebih Cepat Mati
Headline
upi.com
Oleh: Vina Ramitha
web - Sabtu, 30 Juli 2011 | 19:01 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Tingkat harapan hidup orang Amerika makin rendah, terutama dibandingkan Eropa. Mengapa demikian?

Menurut Direktur Schaeffer Center for Healthy Policy and Economics di University of Southern California, Dana Goldman, angka harapan hidup di Amerika merosot karena masalah obesitas, diabetes dan hipertensi di usia menengah. “Namun, kesenjangan harapan hidup AS-Eropa itu bisa dikurangi, jika pelbagai masalah tersebut diredam,” ujarnya dalam riset terbaru.

Goldman bersama koleganya di Rand Corp. dan Harvard School of Public Health mengatakan, 40 tahun lalu orang Amerika lebih memiliki umur yang panjang ketimbang orang Eropa. Namun saat ini, statistik itu berubah dengan drastis.

Orang Amerika hidup sekitar satu setengah tahun lebih cepat, ketimbang orang Eropa Barat. Selain meninggal lebih muda ketimbang penduduk negara maju lainnya. Periset menemukan, kesehatan masyarakat usia menengah atau sekitar 50 tahun, menjadi penyebabnya.

“Masalahnya bukan pada sistem kesehatan yang tak efisien. Jika orang dewasa berusia 50-an sesehat orang Eropa yang usianya sama, maka bisa menghemat layanan kesehatan Amerika hingga US$632 miliar per 2050,” demikian riset yang dipublikasikan di jurnal Social Science & Medicine.

Masalah kesehatan di Amerika, tak jauh dari masalah berat badan. Meski pemerintah susah payah memperkecil dampak makanan tak sehat, orang Amerika faktanya tetap menyukai junk food. Akibatnya, jaringan restoran cepat saji pun dituding sebagai penyebabnya.

Menurut statistik per 2008-2010, 16 negara bagian di AS mengalami peningkatan obesitas orang dewasa. Selama empat tahun terakhir, angka tersebut belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Pada saat bersamaan, resiko penyakit mereka bertambah buruk.

Kasus Diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi yang sejak lama diperingatkan para ahli sebagai efek buruk kegemukan, justru makin meluas. Hal ini tercantum dalam sebuah laporan yang dilansir beberapa waktu lalu, bertajuk ‘F AS in Fat’.

Negara Bagian yang paling kecil jumlah orang gemuknya, Colorado, juga ikut kelebihan berat badan. Populasi obesitas di negara bagian tersebut 19,8%, menjadikan Colorado sebagai satu-satunya negara bagian dengan tingkat obesitas di bawah 20%.

Sayangnya, dalam laporan itu disebutkan, selama empat tahun terakhir tingkat obesitas di Colorado naik 0,7%. Tingkat hipertensi juga naik secara signifikan dalam laporan yang disusun oleh Robert Wood Johnson Foundation dan Trust for America’s Health ini, ke 21,2% orang dewasa.

Dalam 15 tahun terakhir, tingkat obesitas pada orang dewasa mengganda atau hampir dua kali lipat di 17 negara bagian Amerika. Dua dekade lalu, tak ada satupun negara bagian yang tingkat obesitasnya lebih dari 15%.

“Jika dilihat tahun per tahun, perubahannya terlihat signifikan. Jika mundur beberapa generasi lalu, pertumbuhannya lambat tapi secara perlahan naik. Lihat kan, ini penyebab kita semua mengalami masalah ini,” ujar Direktur Eksekutif Trust for America’s Health, Jeffrey Levi.

Menurut Levi, keluar dari masalah tersebut tak gampang. Harus ada sejumlah tindakan yang dilakukan. Seperti aktivitas fisik di sekolah, membuat orang dewasa keluar rumah dan berolahraga, memperluas akses strategi.

“Terpenting, pakai strategi harga agar warga Amerika memilih makanannya dengan lebih baik. Jika pemerintah tak mengatasi industri makanan, maka angka ini akan terus meningkat,” tandas Levi. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER