Rabu, 23 Juli 2014 | 21:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kecewa dengan ATM BRI
Headline
inilah.com
Oleh:
web - Senin, 28 Maret 2011 | 05:09 WIB

Melalui surat pembaca ini saya menyampaikan rasa kecewa saya dengan pelayanan dan respons dari Bank BRI, tempat sebagai nasabah setia BRI.

Pada 24 Februari 2011 pukul 13.04, istri saya mentransfer uang dari rekening tabungan BRI ke rekening tabungan BNI dengan memakai fasilitas ATM BRI Unit Mangunsari Tulungagung Rp2.250.000. Istri saya disuruh saya.

Tabungan BRI atas nama saya: Siddiki, rekening nomor: 011001026239503, kartu ATM nomor: 5221 8400 8412 9734. Tabungan BNI juga atas nama saya: Siddiki, rekening nomor: 0050797527. Dalam laporan mesin ATM BRI, transfer itu sukses dan keluar bukti tertulis.

Beberapa hari kemudian, saya mengecek ternyata tidak ada uang yang masuk ke rekening tabungan BNI saya. Lalu saya menyuruh istri melaporkan peristiwa ini ke BRI Unit Mangunsari Tulungagung. Setelah dicek, memang telah keluar sejumlah uang sebagaimana tersebut di atas dari rekening tabungan BRI saya.

Lalu istri saya mengadukan permasalahan ini kepada pegawai BRI itu dengan melampirkan fotokopi: buku tabungan BRI, buku tabungan BNI, dan bukti transfer, serta mengisi formulir pengaduan, yang menurut cerita istri saya telah difaks ke BRI Pusat Jakarta.

Setelah beberapa hari kemudian dicek uang tersebut belum masuk juga ke rekening tabungan BNI saya. Istri saya datang lagi ke BRI Unit Mangunsari Tulungagung menanyakan tentang pengaduannya, yang dijawab oleh pegawainya bahwa pusat pengaduan BRI di Jakarta masih sibuk.

Lalu pada 10 Maret 2011 saya mengadukan masalah ini pada call center BRI nomor 14017. Saya ditanya mengenai berbagai macam data. Kelirunya saya, waktu itu tidak konfirmasi dahulu kepada istri saya mengenai jumlah uang yang ditransfer. Ketika ditanya, saya menjawab mentransfer uang sejumlah Rp2.500.000.

Dan pihak BRI menjanjikan penyelesaian selama 17 (tujuh belas) hari kerja setelah hari pengaduan dengan antrean pengaduan nomor: 1695556. Nomor ponsel saya juga dicatat, artinya sewaktu-waktu diperlukan BRI bisa mengontak saya. Beberapa hari kemudian dicek ternyata uang itu tidak kembali juga, baik ke rekening tabungan BRI maupun ke rekening tabungan BNI.

Lalu pada 22 Maret 2011 saya mengkonfirmasi lagi melalui call center 14017 dan saya menyampaikan ralat mengenai jumlah uang yang ditransfer yaitu sejumlah Rp2.250.000 bukan Rp 2.500.000. Penerima telpon menginformasikan kepada saya bahwa memang pada tanggal 24 Februari 2011 data yang ada adalah transfer uang sejumlah Rp2.250.000. Karena laporan saya keliru maka diralat dan diproses mulai dari awal lagi dengan nomor antrean yang sama.

Ternyata setelah dicek sampai sekarang uang itu tidak kunjung kembali. Mungkin bagi pegawai BRI uang Rp2.250.000 kecil nilainya. Tetapi bagi saya sangat besar untuk biaya hidup keluarga sehari-hari.

Saya amat kecewa karena respons dari pihak BRI sangat lamban. Sungguh menyedihkan karena untuk menutupi kekurangan belanja sehari-hari saya harus mencari utangan ke sana ke mari.

Tolonglah Bank BRI bantulah saya! Saya sudah bosan menanyakan proses penyelesaian masalah ini. Saya lelah dalam mengurus kehilangan uang ini.

Tolong pihak manajemen Bank BRI segera merespons masalah ini karena hal ini sangat merugikan saya. Saya menunggu itikad baik dari Bank BRI. Terima kasih.

Siddiki
Desa Tawangsari RT 03/03, Kedungwaru, Tulungagung, 08123122304/ 087750901000, ssiddiki@ymail.com [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
AMINULLAH
Minggu, 19 Februari 2012 | 20:50 WIB
Saya ingin menyampaikan keluhan yg lain lagi dengan harapan terbaca oleh Pimpinan BRI Pusat atau pengambil kebijakan di BRI. Saya pensiunan Tmt. 1 Nopember 2011, jadi baru lebih kurang 3 bulan menikmati uang pensiun, tapi sudah sudah merasakan kecewa dg kebijakan yg di ambil Bank BRI Khusunya BRI Tanjungkarang di Bandarlampung. Pertama kali saya ambil uang pensiun...lewat ATM, karena memang saya buat ATM sebelumnya, ketika ke ATM gaji pensiun saya belum masuk...saya tunggu beberapahari saya cek lagi di ATM belum masuk juga, sudah saya biarkan hingga bulan berikutnya sekalian biar doble gajinya, begitu ke ATM ternyata gajinya belum masuk juga, penasaran saya ke petugas pelayanan cepat, begitu ditanya jawabnya, rekening bapak di blokir, saya tanya kenapa di blokir.., dia bilang permintaan dari atasan, saya geleng geleng kepala..selama ini saya senang punya ATM karena kemudahannya , tapi ternyata kesulitan yg saya peroleh di BRI tsb. Mohon kiranya pengambil kebijakan di BRI di Tinjau secepatnya, karena sangat merugikan kami sebagai nasabah juga sebagai pensiunan, apalagi kami tidak ada pinjaman sebagaimana pensiun lain yg memang meminjam/ Kredit BRI..., bila tdk ada perbaikan,kami sangat dirugikan ketika kami di luar kota perlu uang...ternyata tdk bisa di ambil...., sungguh terlalu kau BRI...????
Adhy
Selasa, 27 Desember 2011 | 11:09 WIB
Kasus serupa juga menimpa saya, dari bulan Juli sampai sekarang saya dijadikan bulan bulanan oleh pihak BRI, saya jadi curiga jangan2 pihak BRI mengambil untung dengan cara2 seperti itu (andi asriady) No. pengaduan 1953829 - 2322235
Purwanto
Selasa, 6 September 2011 | 11:34 WIB
Kasus hampir sama dengan istri saya, kalau istri saya tabungan hilang 25 Rp.25.000.000,- (Dua puluh lima juta rupia), kronologi diambil orang atau petugas bank saya tidak tau, yang jelas kartu atm silver maksimal pengambilan 5 juta tetapi atm kami bisa sekali transaksi bisa sampai Rp.10.000.000,-. ketika masalah ini saya komplain ke BRI dan juga call center, jawabannya sangat mengecewakan katanya transaksi itu berhasil dan sukses, sampai saat ini tidak ada pertanggungjawaban dari pihak BRI. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 4 juli sampai 7 juli 2011. manaaaa tanggungjawabmu BRI. dari Ipung no HP.085867464505. mojosongo solo.
SIDDIKI
Senin, 18 April 2011 | 06:34 WIB
Bank BRI.. tolong perbaiki kinerja pelayanan Anda. Jangan sampai ada seorangpun yang mengeluh apalagi merasa dirugikan. Pelayanan yang baik, cepat dan sederhana dambaan semua konsumen. Tolong permasalahan Pa Aan yang sudah menunggu selama empat bulan sedapat mungkin segera diselesaikan. Menejemen BRI, tingkatkan pelayanan Anda..
aan
Minggu, 17 April 2011 | 09:59 WIB
Kasus Pa Siddiki persis sama yang beda nilai uang nya punyaku Rp 3.000.000, dikirm ke Mandiri bandung, sejak Desember 2010 hingga kini bri tdk jelas, malah sya merasa dikecoh, pernah dapet sms balasan bahwa BRI sudah mengembalikan tranfer saya yang salah, tapi nihil, boro-boro 17 hr, ini 4 bulan. aku heran layanan kurang profesional pengaduan BRI. bahkan merasa sudah waktunyauntuk mengadukan delik merugikan seseorang warga hukum
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA POPULER